JAKARTA (Arrahmah.com) – Daffa Maheswara Wiryawan, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Pondok Pinang, Jakarta Selatan dan timnya (Emir Faiz Assalam, Putri Faizah S dan Teguh Satrio W.) menyabet Juara 2 untuk kategori maker challenge (creative) dengan nama project : “SCAMS” (Smart Car Attitude Monitoring System) pada pentas lomba International Youth Robotic Competition(IYRC) 2017 di Genting International Covention Centre, Malaysia, 2-5 Agustus 2017.

Kompetisi robot ini merupakan ajang adu keterampilan dalam mendesain ,merakit dan memprogram robot yang bertujuan mengasah kreativitas bagi generasi muda. Melalui kompetisi ini diharapkan dapat mengembangkan pendidikan robotik di negaranya masing2..

Kompetisi kali ini di ikuti oleh lebih dari 900 orang dari 33 Negara yang terdiri dari kategori Junior dan senior

Mengulang kesuksesan tahun sebelumnya pada ajang kompetisi yang sama di Korea, pada kompetisi IYRC di Malaysia ini Daffa Maheswara Wiryawan dan tim nya menyabet Juara 2 untuk kategori maker challenge (creative) dengan nama project : “SCAMS” (Smart Car Attitude Monitoring System), ditujukan jika misalnya terjadi kasus kecelakaan yang tidak pernah kita ketahui penyebabnya, proyek ini untuk membuat kasus ini lebih mudah untuk membantu kepolisian mengetahui penyebabnya, mengkonfirmasi keluarga, rumah sakit dan polisi jika kecelakaan terjadi pada pemilik mobil. Akan ada telepon atau pesan segera yang akan memberitahu lokasi mobil. Selain itu, Sistem ini akan memudahkan pihak polisi untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan lokasi kecelakaan.

Didik Tri Cahyono, ayahnda Daffa akan terus mendorong dan berusaha memfasilitasi apa yang menjadi cita-cita anaknya. Meskipun dalam kondisi keuangan yang tidak selalu siap.

”Saat kompetisi di Korea dulu dapat pinjam dari teman dua puluh lima juta, baru Daffa bisa berangkat, ”ujar Didik yang wiraswasta ini.. “Alhamdulillah pada kompetisi tahun ini seluruh biaya mulai dari latihan, beli keperluan untuk robot sampai keberangkatannya disponsori oleh SIMASINDO Group” lanjutnya

Didik, mengharapkan ke depan adanya bantuan pemerintah agar Daffa yang membawa nama bangsa dan negara di pentas internasional melalui teknologi robot diperhatikan

Banyak sudah prestasi yang diraih anak MAN 4 ini di tingkat internasional sebelumnya seperti : Medali Emas kategori Line Tracer dan medali perunggu kategori Aerial di event “Internasional Islamic School Robot Olympiad, Malaysia”, Medali Emas kategori Aerial dan Medali perak kategori Maze Solving di event “ Asian Junior Robocup, Malaysia” dan terakhir, sebelum kompetisi IYRC 2017 ini menyabet juara 1 kategori Coding Mission dan juara 3 kategori Robot Creative di International Youth Robot Competition 2016, Daejon – Korea.

(azm/*/arrahmah.com)

Share: Facebook | Twitter

Topik: ,

loading...
Berita Terkait